Fakultas Teknik UNESA Buka Program Studi Baru Pariwisata, Siap Cetak Profesional Muda di Bidang Industri Wisata
Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (FT UNESA) kembali memperluas bidang keilmuannya dengan membuka Program Studi Pariwisata (S1). Pembukaan prodi baru ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional di sektor pariwisata yang terus berkembang pesat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dekan Fakultas Teknik UNESA, Prof. Dr. Suparji, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pendirian Prodi Pariwisata berangkat dari komitmen UNESA untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dengan dinamika industri jasa dan ekonomi kreatif. “Pariwisata adalah salah satu sektor unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui prodi ini, kami ingin melahirkan sumber daya manusia yang kompeten, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global di dunia pariwisata,” ujarnya.
Program Studi Pariwisata FT UNESA dirancang dengan kurikulum berbasis kompetensi yang mencakup tiga pilar utama, yaitu manajemen destinasi wisata, manajemen perhotelan dan perjalanan, serta pemasaran pariwisata digital. Mahasiswa akan dibekali kemampuan manajerial, komunikasi lintas budaya, serta keterampilan digital yang menjadi tuntutan industri wisata modern.
Selain teori dan praktik, mahasiswa juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan lapangan seperti kunjungan ke destinasi wisata, pelatihan pelayanan pariwisata, serta praktik manajemen event dan perjalanan. Fakultas Teknik UNESA juga menyiapkan kerja sama dengan berbagai lembaga dan pelaku industri pariwisata, seperti dinas pariwisata, hotel, agen perjalanan, dan operator wisata, agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata di dunia kerja sejak dini.
Keunggulan lain dari Prodi Pariwisata UNESA adalah pendekatan pembelajaran berbasis “Experiential Learning”, yang menekankan pada pengalaman langsung, kreativitas, dan inovasi dalam mengelola produk dan layanan wisata. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori pariwisata, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam konteks industri nyata.
Share It On: