FT UNESA Kembangkan Prototipe Panel Surya Terapung di Danau UNESA untuk Dukung Energi Bersih dan SDGs
Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (FT UNESA) kembali menunjukkan langkah inovatifnya dalam riset energi terbarukan melalui pengembangan prototipe panel surya terapung (Floating Solar Panel) yang diuji langsung di Danau UNESA Kampus Lidah Wetan. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong pemanfaatan energi bersih sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Proyek ini digagas oleh tim peneliti dan mahasiswa dari Program Studi Teknik Elektro dan Pendidikan Teknik Elektro yang fokus pada pengembangan sistem pembangkit listrik tenaga surya yang lebih efisien, fleksibel, dan ramah lingkungan. Teknologi panel surya terapung dipilih karena memiliki beberapa keunggulan dibanding panel surya konvensional di darat, antara lain efisiensi pendinginan alami dari air, pemanfaatan ruang yang tidak mengganggu aktivitas darat, serta potensi produksi energi yang lebih stabil.
Inovasi Energi Terbarukan di Lingkungan Kampus
Prototipe panel surya terapung di Danau UNESA dilengkapi dengan:
-
Rangka pelampung anti-korosi berbahan HDPE dan aluminium,
-
Panel surya monocrystalline berkapasitas terukur untuk kebutuhan riset,
-
Sistem kontrol dan pemantauan digital untuk mencatat performa energi,
-
Sensor suhu, intensitas cahaya, dan arus listrik yang tersambung ke dashboard pemantauan realtime,
-
Sistem keamanan otomatis untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Data performa yang diperoleh dari danau kampus akan digunakan untuk mengembangkan model skala lebih besar yang berpotensi menghadirkan sumber energi bersih bagi fasilitas UNESA ke depannya.
Kontribusi terhadap SDGs
Inovasi panel surya terapung ini berkontribusi langsung pada beberapa tujuan SDGs:
-
SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau
Pengembangan pembangkit energi surya merupakan langkah penting menuju ketersediaan energi terbarukan yang dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas. -
SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
Riset dan teknologi panel surya terapung menjadi bukti penguatan inovasi di sektor teknik, sekaligus meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam teknologi energi masa depan. -
SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
Energi matahari merupakan sumber energi rendah karbon yang membantu mengurangi emisi dan dampak perubahan iklim. -
SDG 14: Ekosistem Perairan (Relevansi tambahan)
Penerapan panel surya terapung dirancang dengan teknologi ramah lingkungan agar tidak mengganggu ekosistem danau, sekaligus memperkenalkan konsep pemanfaatan ruang air untuk energi terbarukan.
Share It On: