ICVEE & Temu Nasional FORTEI 2025 Dorong Sinergi Inovasi di Energi dan AI
Universitas Negeri Surabaya (Unesa), melalui Program Studi Teknik Elektro dan Pendidikan Teknik Elektro di Fakultas Teknik, sukses menyelenggarakan International Conference on Vocational Education and Electrical Engineering (ICVEE) ke‑8 pada Rabu, 24 September 2025 di Auditorium FIKK Kampus Lidah Wetan. Acara ini dilaksanakan berbarengan dengan Temu Nasional Forum Teknik Elektro Indonesia (FORTEI) 2025, yang menjadikan Unesa sebagai tuan rumah.
Dengan tema “Shaping a Sustainable Future through Green Innovation & Industrial Collaboration in Education and Intelligent Technology”, konferensi ini bertujuan memperkuat jejaring akademik nasional dan internasional serta mendorong inovasi di sektor elektro, energi hijau, dan kecerdasan buatan.
Acara yang dihadiri dekan fakultas teknik Prof. Dr. Suparji ini, diawali dengan sambutan dari General Chair ICVEE, Ervin Yohannes, dilanjutkan oleh Ketua FORTEI, Arief Udhiarto, dan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi & Science Center Unesa, Bambang Sigit Widodo. Dalam sambutannya, Wakil Rektor mengungkapkan harapan agar kegiatan ini menjadi lokomotif pengembangan teknologi berkelanjutan dan turut mempercepat terwujudnya visi “Indonesia Emas 2045”.
Pada sesi pleno, beberapa pembicara utama menyampaikan topik‑topik yang relevan dan strategis:
-
Ahmed Abu‑Siada (Curtin University, Australia) mengupas metode Frequency Response Analysis (FRA) untuk memantau kondisi transformator daya dengan presisi, serta tantangan interpretasi global standar industri.
-
Wahyudi Hasbi (BRIN) memaparkan inovasi satelit kecil untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), dengan aplikasi di pemantauan lingkungan, pertanian presisi, pengawasan maritim, dan mitigasi bencana.
-
Lilik Anifah (Fakultas Teknik Unesa) menyajikan kajian penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan image processing di sektor energi, contohnya analisis efisiensi panel surya meski ada gangguan permukaan.
Para narasumber menekankan bahwa integrasi AI dengan teknologi energi bukan hanya memperkuat ketahanan sistem, tetapi juga membuka peluang inovasi berkelanjutan di masa depan.
ICVEE dan Temu Nasional FORTEI 2025 menjadi platform pertemuan akademisi, peneliti, praktisi industri, dan mahasiswa dari berbagai institusi dalam dan luar negeri. Melalui dialog ilmiah, forum ini membangun sinergi lintas disiplin dan institusi untuk menghasilkan solusi teknologi yang aplikatif, terutama di bidang energi hijau, digitalisasi, dan AI.
Kolaborasi ini diharapkan memfasilitasi transfer pengetahuan, pengembangan prototipe inovatif, serta akselerasi produk riset yang dapat diterapkan di dunia industri dan masyarakat.
Share It On: