Divisi Racing Plane pada Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI)
Divisi Racing Plane merupakan salah satu kategori kompetisi dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) yang menekankan pada kecepatan, stabilitas, dan efisiensi manuver dari wahana udara tanpa awak (pesawat model) yang dirancang oleh tim peserta.
Dalam divisi ini, setiap tim ditantang untuk merancang, membangun, dan mengoperasikan pesawat terbang (fixed wing) yang mampu menempuh lintasan tertentu dalam waktu tercepat dengan tingkat presisi tinggi. Pesawat harus mampu lepas landas, melintasi rute balapan udara yang telah ditentukan, dan mendarat dengan aman sesuai ketentuan lomba.
Aspek yang dinilai dalam divisi Racing Plane meliputi:
-
Desain Aerodinamika: bagaimana tim mengoptimalkan bentuk pesawat agar memiliki hambatan udara yang rendah dan stabilitas terbang yang baik.
-
Kinerja Mesin dan Sistem Propulsi: efisiensi daya, rasio dorong terhadap berat, serta kecepatan maksimum yang dapat dicapai.
-
Kontrol dan Manuver: kemampuan pilot atau sistem kendali otomatis dalam menjaga kestabilan dan ketepatan jalur terbang.
-
Inovasi Teknologi: penerapan teknologi terbaru dalam sistem kendali, material pesawat, hingga algoritma kontrol penerbangan.
Tujuan utama dari divisi ini adalah mengasah kemampuan mahasiswa dalam bidang aerodinamika, mekanika penerbangan, sistem kendali, dan inovasi teknologi dirgantara. Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya berlomba dalam kecepatan, tetapi juga dituntut untuk menampilkan desain yang efisien, aman, dan berorientasi pada pengembangan teknologi penerbangan masa depan.
Keberhasilan Tim Dewo Robotic Fakultas Teknik UNESA meraih Juara 2 Divisi Racing Plane KRTI 2025 menjadi bukti bahwa mahasiswa UNESA mampu menciptakan pesawat tanpa awak dengan performa unggul, didukung oleh kreativitas dan kemampuan rekayasa teknik yang kompetitif di tingkat nasional.
Share It On: