Penjelasan Kategori Urban Internal Combustion Engine (MPD) Diesel pada KMHE
Kategori Urban Internal Combustion Engine (MPD) Diesel merupakan salah satu divisi kompetisi dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) yang berfokus pada perancangan dan pengujian kendaraan hemat energi berbasis mesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine) yang menggunakan bahan bakar diesel.
Tujuan utama dari kategori ini adalah untuk menilai efisiensi energi dan inovasi teknologi kendaraan urban — yaitu kendaraan yang dirancang menyerupai mobil perkotaan (urban car) dengan fungsi praktis, desain aerodinamis, serta kenyamanan dan keamanan bagi pengemudi.
Pada kategori ini, setiap tim ditantang untuk mengembangkan mobil dengan efisiensi bahan bakar setinggi mungkin, dengan kriteria utama sebagai berikut:
-
Kinerja Mesin Diesel: bagaimana tim mampu mengoptimalkan sistem pembakaran agar menghasilkan tenaga maksimal dengan konsumsi bahan bakar minimal.
-
Efisiensi Energi: jumlah jarak tempuh yang dapat dicapai per liter bahan bakar menjadi indikator utama penilaian.
-
Desain Aerodinamika: rancangan bodi kendaraan harus mampu meminimalkan hambatan udara untuk meningkatkan efisiensi energi.
-
Sistem Transmisi dan Berat Kendaraan: pengendalian bobot, sistem transmisi, serta penggunaan material ringan menjadi faktor penting dalam mencapai performa optimal.
-
Aspek Keamanan dan Ergonomi: kendaraan harus tetap mempertimbangkan kenyamanan serta keselamatan pengemudi sesuai standar kendaraan urban.
Kategori MPD (Mobil Perkotaan Diesel) merupakan salah satu bentuk penerapan nyata teknologi ramah lingkungan dalam dunia otomotif. Kendaraan yang dikembangkan dalam divisi ini berpotensi menjadi model inovasi transportasi efisien untuk kebutuhan masa depan, sejalan dengan prinsip green energy dan sustainable mobility.
Keberhasilan Garnesa Racing Team Universitas Negeri Surabaya (UNESA) meraih Juara 2 Nasional pada kategori Urban Internal Combustion Engine (MPD) Diesel KMHE 2025 menjadi bukti konkret kemampuan mahasiswa Fakultas Teknik UNESA dalam merancang kendaraan hemat energi dengan teknologi efisien, inovatif, dan berorientasi lingkungan.
Pencapaian ini mempertegas komitmen UNESA dalam mendukung riset dan pengembangan teknologi otomotif berkelanjutan yang mampu menjawab tantangan energi di masa depan.
Share It On: